• Daerah,  Nasional

    Masyarakat OBI Geger Akibat Limbah Berserakan di Laut

    Masyarakat Desa Wooi Kecamatan Obi Timur digegerkan dengan kehadiran limbah berwarnah hitam sejenis bahan bakar minyak (BBM) Solar atau Oli yang mengotori laut seputaran Desa Wooi. Terhitung dua hari kemarin sejak Senin sampai saat ini limbah tersebut masih terlihat mewarnai laut dan pesisir Desa setempat yang kemudian membuat warga setempat merasa resah atas kehadiran limbah terbut. Hal ini disampaikan Nedi Sayamani sekertaris desa Wooi melalui via WhatsApp-nya kepada Jeffri Son Pureng yang juga asli warga Desa Wooi Kecamatan Obi Timur saat dikonfirmasi media ini, Selasa 27 agustus 2019. Jeffri mengaku dirinya menerima keterangan langsung dari Sekdes Desa Wooi bahwa ada limbah yang berwarna hitam sejenis BBM Solar atau Oli yang…

  • Daerah

    Harita Nickel paparkan konsep CSR di simposium pertambangan

    Harita Nickel Division memaparkan konsep CSR (tanggung jawab sosial perusahaan) dalam Simposium Regional Pertambangan Maluku Utara (Malut). Simposium itu berlangsung ramai dan interaktif dengan hadirnya berbagai pihak mulai dari akademisi, perwakilan pemerintah, perusahaan tambang, asosiasi terkait dan juga masyarakat umum, demikian siaran pers Harita Nickel yang diterima Antara, Senin. Ketua panitia seminar, Almun Madi mengatakan, kegiatan ini hendak mengupas beberapa isu tambang yang selama ini jadi sorotan seperti pengelolaan dana corporate social responsibility (CSR), penertiban Izin Usaha Pertambangan (IUP) serta penegakan regulasi terkait pertambangan di Provinsi Malut. “Diharapkan selanjutnya ada optimalisasi pertambangan sebagai tulang punggung pembangunan Malut,” kata Ketua Pemuda Kawal Tambang (KPKT) tersebut. Kegiatan diselenggarakan di Auditorium Kantor Wali Kota Ternate itu dihadiri utusan dari…

  • Daerah,  Nasional

    FORAPO DUKUNG PEMBUKAAN AKSES JALAN BARU DI DESA SOLIGI OLEH PT HARITA GROUP

    Forum Akademisi Kepulauan Obi (FORAPO) Maluku Utara belum lama ini melakukan rapat koordinasi bersama dengan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Soligi, BPD, toko agama dan toko masyarakat, serta para petani pemilik lahan kelapa di wilayah Desa Soligi. Rapat koordinasi yang digagas oleh FORAPO tersebut guna menyatukan pendapat tentang rencana dibukanya akses jalan baru oleh pihak perusahan PT Harita Group di wilayah administrasi Desa Kawasi dan Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat. Pada rapat koordinasi tersebut, pemilik lahan kelapa menanggapi secara positif adanya pembukaan akses jalan umum antara Soligi sampai dengan sungai Akelamo. “Hasil dari rapat koordinasi menyimpulkan bahwa harus di bentuk tim untuk melakukan survey awal untuk…

  • Daerah

    Harita Nickel Programkan PMT Peduli Kesehatan Balita

    Harita Nickel Kawasi Obi Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar area kerja perusahaan melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi bayi dan balita di Desa Soligi secara rutin. Manajer Departemen Corporate Social Responsibility (CSR) Harita Nickel Division, Sungging Septivianto, mengatakan program bantuan itu salah satu bentuk kepedulian perusahaan dalam penanganan gizi buruk di daerah itu. Pada Juni lalu, Harita Nickel Division memulai kerja sama dengan Poliklinik Desa (Polindes) Soligi dalam program kesehatan, seperti penyuluhan, PMT, dan penyediaan fasilitas kesehatan. Berbagai bantuan tersebut terus disesuaikan jumlah dan jenisnya sesuai dengan kebutuhan warga Desa Soligi. Rencananya, bermacam kegiatan kesehatan akan berlangsung setiap bulan demi terciptanya warga desa yang sehat…

  • Daerah,  Nasional

    Harita Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Halsel

    Harita Natural Disaster Relief (HNDR) memberi bantuan dana sebesar Rp300 juta bagi para korban gempa bermagnitudo 7,2 yang terjadi pada Minggu (14/7) di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. “Sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan, Harita Group menyerahkan bantuan untuk para korban gempa yang disalurkan melalui Pemkab Halsel,” kata Deputi Head Corporate Social Responsibility (CSR) and External Relation Harita Nickel Division, Alexander Lieman. Harita Group, ujar dia, juga bagian dari komunitas Halmahera Selatan, sehingga sudah selayaknya pihaknya berkontribusi dalam membantu Pemerintah Daerah Halsel. Dalam kegiatan penyerahan bantuan yang tersebut, hadir pihak manajemen Harita Group di antaranya Stevi Thomas, Beny Dictus dan Donald Hermanus selaku Direktur Utama PT Trimegah Bangun Persada…

  • Daerah

    Harita Nickel Division Siap Terima Masukan dari Warga Lingkar Tambang dan Pemkab Halsel

    Harita Nickel Division akan terbuka dalam melaksanakan kegiatan -kegiatan sekitar masalah lingkungan dan seputar tambang kepada masyarakat di wilayah sekitar lingkar tambang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Halmahera Selatan (Halsel) .Hal ini di katakan oleh Direktur Deputi Head CSR Harita Nickel Division, Alexander Liman kepada Rakyat Merdeka News.com saat usai acara Forum Group Discusion (FGD) yang dilaksanakan di Ball Room Grand Dafam Hotel Bela Ternate.(14/08) Alexander Liman mengatakan bahwa pihaknya mengadakan FGD ini yang intinya bertujuan untuk menjaga tali silaturahmi kepada warga lingkar tambang dan Pemkab Halsel serta saling melakukan komunikasi terhadap permasalahan yang ada terkait lingkungan dan seputar tambang.

  • Daerah

    Kapal Kargo Bermuatan Nikel Hilang Kontak Di Perairan Halmahera

    Petugas Badan SAR Nasional  Ternate Maluku Utara yang mengetahui adanya alarm berbahaya yang bersumber dari kapal itu terakhir  berada pada Koordinat 01°18’48.00″S / 128°38’24.00″T. Kapal dengan 25 ABK termasuk Nakhoda tersebut berdasarkan laporan Badan SAR Nasional Ternate Maluku Utara mengalami hilang  kontak  diperairan Halmahra. Belum ada tanda-tanda keberadaan kapal berbendera merah putih tersebut. Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah di Ternate,  Senin (26/8/2019) menjelaskan, pencarian  dilakukan dengan terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Dijelaskan,  Kordinator unit siaga SAR Bacan  melakukan koordinasi dengan KUPP Bacan terkait sinyal darurat (distress signal) tersebut, karena jarak dari Basarnas Ternate ke LKP 146,75 Nm dan dari Pos Unit Siaga SAR Bacan – LKP 78,39 Nm. Basarnas Ternate melakukan koordinasi dengan…

  • Daerah

    Kapal Kargo Bermuatan Nikel Kirim Sinyal Marabahaya dari Perairan Halmahera

    Sebuah kapal cargo MV. Nur Allya mengirimkan sinyal marabahaya di Perairan Laut Halmahera, Maluku Utara. Kapal bendera Indonesia tersebut, kabarnya dari Pulau Sagea, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara dengan tujuan Morosi, Sulawesi Tenggara. Kapal itu pada 23 Agustus 2019 pukul 20.45 WIT, distress alert (sinyal marabahaya) dari MV. Nur Allya dan ditangkap oleh Satelit Cospas-Sarsat USA di koordinat 01°18’48.00″S / 128°38’24.00″T, dan telah diteruskan ke IDMCC (Indonesian Mission Control Centre) Basarnas Indonesia. Atas sinyal marabahaya dari MV. Nur Allya tersebut, dilakukan upaya pencarian awal di koordinat distress oleh Basarnas Ternate, KUPP Obi serta TNI AL Ternate namun hingga hari Sabtu (24/08/2019) pukul 23.00 WIT belum ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal. Kepala…

  • Daerah,  Opini

    Cerita Gempa Masa Lampau di Gane

    Gempa bumi meluluhlantakkan Gane, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Minggu (14/7/19), masih menyisakan duka. Rumah dan berbagai bangunan sarana dan prasarana umum hancur. Trauma masih menghantui warga. Bagi sebagian warga lanjut usia di Gane Barat Selatan, Kepulauan Joronga dan Gane Timur, bencana ini merupakan perulangan peristiwa 56 tahun lalu. Terutama, warga yang berusia lebih 70 tahun, rata-rata memiliki rekam ingatan, gempa besar pernah menimpa daerah ini. Bagi mereka, gempa sering terjadi tetapi yang sangat kuat goncangan terbilang dua kali. “Gempa besar pernah terjadi 1963, 1965 dan 2019. Yang dirasakan menghancurkan kampung dan berbagai sarana umum bahkan ada korban jiwa pada 1963 dan 2019 ini,” kata Abdullah China, warga Oha Gane…

  • Daerah

    Perairan Laut Desa Wooi Tercemar Limbah, Masyarakat Geram

    Masyarakat Desa Wooi, Kecamatan Obi Timur, Kabupaten Halmahera Selatan digegerkan dengan kehadiran limbah berwarnah hitam sejenis bahan bakar minyak (BBM) solar atau Oli. Hal itu berdampak pada mengotori laut seputaran Desa Wooi. Ironisnya, kejadian itu sudah terhitung dua hari lalu dan sampai saat ini limbah tersebut masih terlihat mewarnai laut dan pesisir Desa setempat. Akibatnya, warga setempat merasa resah atau geram atas kehadiran limbah tersebut. Nedi Sayamani sekertaris desa wooi (Sekdes) melalui via Whatsaap kepada Jeffri son Pureng yang juga asli warga setempat menyampaikan, dirinya menerima keterangan langsung dari Sekdes Desa Wooi bahwa, ada limbah yang berwarna hitam sejinis BBM solar atau Oli yang mengotori laut Desa Wooi. Selain itu,…