Harita Nickel Division terus berupaya mengembangkan kualitas pendidikan para pelajar di Desa-Desa di lingkar tambang. Pihak perusahaan bekerja sama dengan SMK Global Pratama Obi dalam memberikan program magan bagi 14 siswa-siswa di Site Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara yang akan berlangsung selama 30 hari. Program magang ini diawali dengan proses pengenalan lingkungan tambang atau yang biasa disebut induksi agar peserta magang dapat memahami betul tentang kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Lalu setelah itu para siswa kelas IX tersebut dibagi dalam beberapa kelompok sesuai dengan bidangnya yang mereka minati terkait pendidikan kejuruan pertambangan. Empat siswa tergabung dalam program magang di PT. Trimegah Bangun Persada (TBP), sementara itu 10…
-
-
Harita Nickel Sediakan Pojok Baca Di Kelas
Harita Nickel Division bersama Provisi Education terus meningkatkan kualitas literasi pelajar di wilayah lingkar tambang, salah satunya dengan menyediakan Pojok Baca di ruang kelas. Perpustakaan kelas itu kini bisa dijumpai di SDN 217 dan di SMPS Loji Permai serta SMAS Tunas Muda. Coordinator program SDP Provisi Education, Melinda Hapsari menuturkan, Pojok Baca ini merupakan bagian dari konsep School Development Program-Penguatan Literasi Sekolah (SDP-PLS). “Meskipun literasi diartikan sebagai kemampuan untuk menulis dan membaca. namun faktanya, kualitas literasi pelajar di Desa Kawasi belum sepenuhnya terbangun secara konsisten,” katanya. Dia menilai, kondisi ini disebabkan minimnya akses terhadap buku-buku berkualitas, metode pengajaran yang belum variatif, serta kesadaran wali murid yang belum sepenuhnya terbentuk terkait…
-
Dana CSR PT Harita Group Di Pulau Obi Dianggap Belum Tepat Sasaran
Penyaluran Dana Corporate Social Responsibility (CSR), PT. Harita Group kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Pulau Obi Kabupaten Halmahera Selatan, dianggap belum sepenuhnya tepat sasaran. Hal ini membuat Ketua Forum Akademisi Kepulauan Obi Maluku Utara Alwi La Masinu M.T angkat bicara sebab hal ini membuat masyarakat sekitar perusahaan dirugikan. Alwi La Masinu menjelaskan, penyaluran dana CSR selama beberapa tahun terakhir yang diberikan oleh PT. Harita Group kepada masyarakat Kepulauan Obi tidak tepat sasaran. “Misalnya masyarakat yang berada di Ring I dan Ring II. Akan tetapi pihak PT. Harita Grup lebih memfokuskan kerjanya untuk membangun Desa Kawasi,” kata Alwi La Masinu M.T yang juga ketua Program Studi Pendidikan Geografi STKIP Kie Raha Ternate.…
-
KNKT AKAN MENERJUNKAN ALAT CANGGIH YANG TEMUKAN KOTAK HITAM LION AIR JT 610
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berencana akan kembali menurunkan alat canggih untuk mencari kapal kargo MV Nur Allya yang hilang di perairan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, pada 23 Agustus 2019 lalu. Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah mengatakan, alat ini adalah yang dipakai saat KNKT mencari kotak hitam pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Tanjung Karawang. “Saya sudah komunikasi dengan KNKT, direncanakan pekan depan sekitar tanggal 25 September, KNKT akan kembali menuju lokasi titik distress MV Nur Allya di perairan Pulau Obi,” kata Muhammad Arafah, “Alat itu bernama magnitude dan saat ini berada di Balikpapan. Dalam waktu (dekat) akan dibawa ke Ternate,” kata Arafah lagi. Dengan…
-
Longboat Tenggelam Di Perairan Halmahera Barat
Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), Sabtu, menerjunkan tim gabungan untuk melakukan pencarian tenggelamnya longboat di Perairan Desa Peot, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) akibat dihantam gelombang tinggi. “Kami menerima informasi dari keluarga korban bahwa telah terjadi kecelakaan kapal, satu buah longboat dengan tiga orang penumpang terbalik saat pergi melaut dan saat ini tim melakukan pencairan korban,” kata Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah di Ternate, Sabtu. Menurut dia, sesuai laporan kejadian yang terjadi pada Sabtu (14/9) siang itu, ketiga korban tengah menjaring ikan di Perairan Desa Peot, Halmahera Barat longboat tersebut terbalik karena dihantam gelombang tinggi. Akibatnya, dua orang bernama Yotam Sungi dan Arlen Apa berusaha berenang untuk…
-
Pesawat Susi Air Ikut Cari Kapal Kargo MV Nur Allya
Proses pencarian kapal kargo MV Nur Allya, kapal kargo beserta 25 orang penumpang yang hilang kontak, dilanjutkan melalui udara dengan menggunakan sebuah pesawat terbang. Menurut dia, pencarian lewat udara ini dilakukan guna memberikan dukungan Patroli Flight Distress Alert MV Nur Allya di Perairan Pulau Obi (Malut) sampai ke perairan Buru-Namlea (Maluku). “Data yang kami terima dari pemilik PT. Asi Pudjiastuti Aviation (SUSI AIR) Type Cessna C208B Call Sign PK-BVK dan manifestnya terdiri dari pilot, Martias Martenilli, FO Ny. Devi,” ujar Muslimin. Sedangkan daftar penumpang pesawatnya terdiri dari Serma SAR Maykel F. Janis dan Serda SAR Ryan Azur S. Ali dari BASARNAS Ternate, Wahyu Hidayat dan Suhardi dari PT. Gurita Lintas…
-
Basarnas Ternate Dibantu Basarnas Pusat Cari Kapal Kargo yang Hilang
Untuk mendukung pencarian kapal kargo Mv. Nur Allya, Selasa (27/08/2019) tadi Basarnas Ternate mendatangkan team dari Basarnas pusat dengan membawa peralatan Direction Finder (DF) yaitu alat untuk dukungan monitoring distress alert MV. Nur Allya di Perairan Laut Halmahera, Pulau Obi. Dengan menggunakan kapal Basarnas KN SAR 237 Pandudewanata, tim gabungan kemudian bergerak menuju LKP (lokasi kejadian perkara) distress alert (sinyal marabahaya) yang dipancarkan dari kapal itu beberapa hari lalu di Perairan Laut Halmahera, Pulau Obi. KN SAR 237 Pandudewanata juga dapat berkomunikasi dengan KN Ular 4805 milik Bakamla RI via Radio Marine Ch. 16 dengan hasil KN Ular 4805 melakukan pencarian di radius 15 Nm dari Pulau Kekek, Obi. Selain itu team gabungan pencarian…
-
Masyarakat OBI Geger Akibat Limbah Berserakan di Laut
Masyarakat Desa Wooi Kecamatan Obi Timur digegerkan dengan kehadiran limbah berwarnah hitam sejenis bahan bakar minyak (BBM) Solar atau Oli yang mengotori laut seputaran Desa Wooi. Terhitung dua hari kemarin sejak Senin sampai saat ini limbah tersebut masih terlihat mewarnai laut dan pesisir Desa setempat yang kemudian membuat warga setempat merasa resah atas kehadiran limbah terbut. Hal ini disampaikan Nedi Sayamani sekertaris desa Wooi melalui via WhatsApp-nya kepada Jeffri Son Pureng yang juga asli warga Desa Wooi Kecamatan Obi Timur saat dikonfirmasi media ini, Selasa 27 agustus 2019. Jeffri mengaku dirinya menerima keterangan langsung dari Sekdes Desa Wooi bahwa ada limbah yang berwarna hitam sejenis BBM Solar atau Oli yang…
-
Harita Nickel paparkan konsep CSR di simposium pertambangan
Harita Nickel Division memaparkan konsep CSR (tanggung jawab sosial perusahaan) dalam Simposium Regional Pertambangan Maluku Utara (Malut). Simposium itu berlangsung ramai dan interaktif dengan hadirnya berbagai pihak mulai dari akademisi, perwakilan pemerintah, perusahaan tambang, asosiasi terkait dan juga masyarakat umum, demikian siaran pers Harita Nickel yang diterima Antara, Senin. Ketua panitia seminar, Almun Madi mengatakan, kegiatan ini hendak mengupas beberapa isu tambang yang selama ini jadi sorotan seperti pengelolaan dana corporate social responsibility (CSR), penertiban Izin Usaha Pertambangan (IUP) serta penegakan regulasi terkait pertambangan di Provinsi Malut. “Diharapkan selanjutnya ada optimalisasi pertambangan sebagai tulang punggung pembangunan Malut,” kata Ketua Pemuda Kawal Tambang (KPKT) tersebut. Kegiatan diselenggarakan di Auditorium Kantor Wali Kota Ternate itu dihadiri utusan dari…
-
FORAPO DUKUNG PEMBUKAAN AKSES JALAN BARU DI DESA SOLIGI OLEH PT HARITA GROUP
Forum Akademisi Kepulauan Obi (FORAPO) Maluku Utara belum lama ini melakukan rapat koordinasi bersama dengan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Soligi, BPD, toko agama dan toko masyarakat, serta para petani pemilik lahan kelapa di wilayah Desa Soligi. Rapat koordinasi yang digagas oleh FORAPO tersebut guna menyatukan pendapat tentang rencana dibukanya akses jalan baru oleh pihak perusahan PT Harita Group di wilayah administrasi Desa Kawasi dan Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat. Pada rapat koordinasi tersebut, pemilik lahan kelapa menanggapi secara positif adanya pembukaan akses jalan umum antara Soligi sampai dengan sungai Akelamo. “Hasil dari rapat koordinasi menyimpulkan bahwa harus di bentuk tim untuk melakukan survey awal untuk…