Pulau Obi di Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada tahun depan akan memiliki bandara penerbangan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Halmahera Selatan (Halsel) Ahmad Rajak kepada cermat, Rabu (7/10) di ruang kerjanya. Ahmad bilang, tahun 2021 akan ada pembangunan bandara udara di Kecamatan Obi. “Pembangunan bandara udara ini atas kerja sama kami selaku pemerintah kabupaten Halsel dengan pemerintah provinsi (Maluku Utara), dan PT. Harita Group,” kata Ahmad. Pembangunan Bandara, Hasil Kerjasama Pemda Halsel, Provinsi Malut dan PT. Harita Group Ahmad menjelaskan, bentuk kerja sama untuk pembangunan bandara udara di Kecamatan Obi, telah disepakati dalam rapat bersama dengan Dishub Kabupaten Halsel, Bappelitbangda Halsel, Dishub Provinsi Maluku Utara (Malut), Bappelitbangda Provinsi dan PT. Harita Group,…
-
-
IUP di Malut Tumpang Tindih
Karut marut Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Maluku Utara (Malut) tak pernah habis-habisnya. Temuan 27 IUP yang terdindikasi abal-abal oleh DPRD Provinsi (Deprov) pun ternyata tidak membuat persoalan IUP beres. Buktinya, ditemukan masih ada tumpang tindih IUP di beberapa daerah di Malut, terbanyak adaah di Halmahera Timur (Haltim). Tidak tanggung-tanggung, temuan ini diungkkan langsung Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengaku,Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) tumpang tindih. Hanya saja, dia tidak menyebutkan indentitas perushaan yang IUP nya bersamasalah. “Ada sebuah investasi mangkrak yang perlu kita selesaikan, memang ini terjadi tumpah tindih IUP di Kabupaten, Provinsi, dan Pusat, tetapi sebagian sudah bisa jalan, yang belum…
-
Front Malut Gelar Aksi Penolakan Industri Pertambangan
Aksi yang di laksankan tepatnya di gedung Grand Daffan kota Ternate oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara oleh Front Mahasiswa Maluku Utara yang tergabung dalam front anti tambang dan limbah maluku utara, mengelar aksi penolakan Industri Pertambangan dan Pembuangan Limbah Tambang di Kecamatan OBI, Kabupaten Halmahera Selatan, Puluhan mahasiswa menyampaikan aspirasi dengan cara menutup mulut dalam mempresur sidang amdal Provinsi Maluku Utara. Ijhul, selaku kordinator front aksi bersikap menolak pembuangan limbah di darat maupun dilaut bahkan dalam bentuk apapun (cair atau padat) karena dengan maraknya tambang dapat memberikan berbagai dampak di masyarakat Obi, baginya adalah tantangan Maluku Utara kedepan yaitu lingkungan hidup. Oleh karena itu, pihaknya menyerukan kepada…
-
Harita Nickel Memberikan dampak Baik Untuk Masyarakat Kawasi
Harita Nickel yang terdiri dari PT Trimegah Bangun Persada (PT TBP) dan PT Megah Surya Pertiwi (PT MSP) melalui kegiatan Corporate Social Responsibility-nya (CSR) terus memberikan fasilitas infrastruktur dan pemberdayaan bagi warga di Desa Kawasi, sejak beroperasi pada tahun 2015. Pasalnya, sejumlah infrastruktur yang ada di daerah seputaran perusahaan tersebut sudah dilakukan, salah satunya adalah pembangunan dan penyelesaian rumah ibadah seperti masjid dan gereja yang lokasi tersebut. Manager CSR PT MSP, Khairudin Lubis mengatakan pengembangan rumah ibadah seperti masjid dan gereja merupakan hal yang paling utama dilakukan perusahaan, karena sejak perusahaan beroperasi kedua rumah ibadah tersebut sudah mulai dibangun. “Prioritas perusahaan pada saat beroperasi yaitu mendirikan rumah ibadah bagi warga…
-
Mahasiswa Obi di Manado Tantang Kajati Malut Ungkap Daftar Penerima Dana CSR PT Harita Group
Aktivis mahasiswa Obi Brayen Putra Lajame mengatakan, peryataan Kajati Maluku Utara seperti yang dilansir melalui pemberitaan KabarMalut 11 November 2018, telah menimbulkan polemik bagi masyarakat Pulau Obi, yaitu daerah lingkar tambang dimana perusahaan nikel itu berproduksi. Dikatakan Lajame, proses penyaluran dana CSR PT Harita Group diserahkan melalui program pendidikan, kesehatan, intensifikasi pertanian dan dan peningkatan infrakstruktur. Tapi pada kenyataannya, Lajame mengaku bahwa 100-an mahasiswa asal Pulau Obi tidak pernah mendapat bantuan dari pihak perusahaan tambang PT Harita Group. Kami mahasiswa tidak pernah dapat CSR. Karenanya kami menantang Kajati Maluku Utara agar mengungkap secara transparan kepada masyarakat Obi terkait oknum-oknum penerima dana CSR PT Harita Group,” kata Lajame sesuai rilis yang…
-
Harita Nickel Beri Pelayanan Kesehatan Gratis ke Desa Soligi
Harita Nickel Division melalui Department Corporate Social Responsibilty (CSR) melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Desa Soligi, Kacamatan Obi Selatan,kabupaten Halmahera Selatan (Halseol), provinsi Maluku Utara. Kegiatan yang berlangsung pada 05 Oktober tersebut melibatkan sekitar 50 orang warga desa setempat. Dalam kegiatan pelayanan kesehatan gratis ini dilakukan berbagai macam pemeriksaan seperti pemeriksaan tekanan darah, kadar gula, kolestrol, asam urat, hingga penyuluhan yang dapat meningkatkan pemahaman terhadap pentingnya kualitas kesehatan. Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap warga desa yang berbeda di sekitar wilayah perusahaan. “Saat ini, akses warga Desa Soligi untuk mendapat fasilitas kesehatan yang memadai cukup terhambat oleh jarak dan biaya. Mereka perlu menempuh perjalanan laut dengan…
-
Peduli Kemanusiaan, Harita Nickel Sumbang Ambulans Untuk Masyarakat
Harita Nickel Division pada Rabu, 9 September 2019 menyerahkan satu unit ambulans yang telah dilengkapi dengan peralatan medis dan siap beroperasi untuk kepentingan masyarakat Maluku Utara melalui Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Badan Koordinasi Muballigh Indonesia (Bakomubin) perwakilan Maluku Utara. Penyerahan berlangsung di Masjid Al-Muttaqien Kota Ternate dan dihadiri oleh perwakilan manajemen Harita Nickel Division, Ketua DMI Provinsi Maluku Utara sekaligus Ketua Umum Bakomubin Maluku Utara H. Muchsin Abubakar. Serta tamu undangan lainnya Diketahui, Pemberian bantuan ambulans ini dan juga sebagai bentuk nyata dari Corporate Social Responsibility Harita Nickel dan juga didasari rasa kepedulian sosial terhadap masyarakat Maluku Utara. Sebab, sering kali terdengar kabar bahwa masyarakat kesulitan mendapat pelayanan ambulans…
-
Kasus Penyelidikan CSR PT Harita Dihentikan Oleh Kejati, BAPPOR Memprotes Hal Tersebut
Penghentian penanganan kasus dugaan korupsi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Harita Group yang dilakukan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, mendapatkan respons dari Barisan Pemuda Pelapor (BAPPOR) Pulau Obi. Pasalnya hasil penyelidikan Kejati diduga tidak sesuai dengan fakta di lapangan terkait penggunaan CSR. Koordinator BAPPOR Pulau Obi., Muhammad Risman menuturkan, perusahaan tambang nikel PT Harita Group tidak harus focus menyalurkan CSR di satu desa, tetapi di seluruh desa di Pulau Obi karena pada umumnya terkena dampak lingkungannya. Jika Kejati menemukan dana CSR disalurkan dalam bentuk kegiatan fisik maupun bantuan sosial di warga lingkar tambang sehingga dianggap sudah sesuai ketentuan, maka hal ini patut dipertanyakan. “Misalkan terdekat Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan,…
-
Kapal Kargo Hilang Misterius Di Laut
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, memasuki hari ke-16 harus terus perpanjang pencarian hilangnya kapal kargo Mv Nur Allya berpenumpang 25 orang. Kapal tersebut berlayar di perairan Pulau Obi, Maluku Utara. “Kapal tersebut lost contact setelah beberapa jam keluar dari pelabuhan Sagea Halmahera Tengah menuju Morosi Sulawesi Selatan dan pencarian terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dan potensi SAR lainnya, baik alut laut maupun udara serta peralatan dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap Mv Nur Allya, namun hingga memasuki hari ke-16 pencarian masih nihil,” kata Kepala Basarnas Ternate, Muhamad Arafah di Ternate Menurut dia, Basarnas juga telah memaparkan dan menginfokan kepada potensi SAR dan kapal yang melintas di area tersebut…
-
Harita Nickel Susun dan Bagikan Buku Bertema Burung
Harita Nickel Division bekerjasama dengan pusat kajian dan pengembangan sumber daya ECOLINE menyusun buku berjudul “Burung-Burung di Kawasan Barat Pulau Obi”. Buku ini pun akan dibagikan kepada para pelajar, sebagai upaya meningkatkan literasi terkait keanekaragaman hayati di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Penyusunan dan pembagian buku ini juga menjadi bukti keseriusan Harita Nickel Division dalam ikut serta menjaga kelangsungan hidup burung-burung di Pulau Obi. Buku ini ditulis oleh Muhammad Salamuddin Yusuf, Saleh Amin dan Hanom Bashari ketiganya merupakan ahli dalam bidang ornitologi atau ilmu pengetahuan tentang burung. Buku ini akan menjelaskan mengenai burung-burung yang berada di kawasan barat Pulau Obi, seperti burung Pergam Obi, Kapasan Halmahera, Kasturi…